JAYAPURA, BERITASEATU.COM – Gugus Tugas Operasi Perdamaian Cartenz terus melakukan kepemimpinan kelompok kriminal bersenjata Yahukimo Penits Helukan, yang melarikan diri dari penjara Wamena serta enam tahanan Selasa (25/2/2025).

Gugus Tugas Brigade Kaops Damai, Brigadir Jenderal, Faizal Rahmadani, mengatakan rekannya telah memobilisasi staf untuk menangkap Helukan dan rekan -rekannya.

“Kami akan terus melanjutkan penguatan Helukan dan mendapatkannya kembali. Kami juga meminta publik untuk membantu memberikan informasi jika mereka tahu di mana mereka berada,” kata Jayapura pada hari Sabtu (1/03/2025), menurut Antara.

Kronologi The Wamena KKB LaPas Leve Escape

Dari laporan yang diterima, Helukan dan enam rekannya meledak ke pagar kiri pertama di penjara dengan sejumlah saran. Kemudian mereka melarikan diri dari pagar kedua dengan meter panjang yang terhubung ke benang duri.

Dari tujuh tahanan yang melarikan diri dari Wamena Lapas, seseorang bernama WK (28) ditangkap lagi, dan enam lainnya masih secara umum, termasuk kepemimpinan KKB Yahukimo, Helukan.

Setelah itu ada daftar tahanan yang masih mencari: 1 tahun)

Profil penana helukan, para pemimpin KKB yang melarikan diri

Komandan Operasi dan Komandan Kodap XVI Yahukimo disebut penyesuaian kecil Helukan.

Dia dibawa oleh Gugus Tugas Damai Cardenz pada 19 Mei 2023, karena partisipasinya dalam pembunuhan pasukan keamanan. Pada 7 Februari 2024, Pengadilan Distrik Wamena dijatuhi hukuman 13 tahun penjara.

Gugus Tugas meminta Bantuan Komunitas Cardenz

Jenderal Brigadir Faizal Rahmadani berharap bahwa orang -orang yang mengenal tahanan pengungsi pihak berwenang dapat segera menginformasikan proses penganiayaan.

“Kami terus mencari dan meminta publik untuk memainkan peran aktif dalam memberikan informasi yang dapat mempercepat tangkapan mereka,” pungkasnya dengan KKB Yahukimo Helukan Leadership Hunt, yang lolos dari Lapas Wamena serta enam tahanan lainnya.