
Ramadhan atau Ramadhan adalah momen yang sangat cocok untuk memperkuat kesalehan bagi Allah St. selama bulan suci ini, Muslim didorong untuk menahan diri dari semua kegiatan yang dapat membatalkan puasa dan menghindari semua larangan mereka. Penerapan disiplin spiritual yang konstan selama Ramadhan tidak hanya mendidik karakter individu, tetapi juga membangun dasar iman yang kuat dalam kehidupan sehari -hari. Ramadhan juga merupakan kesempatan emas untuk meningkatkan intensitas ibadah dalam hal kualitas dan kuantitas, sebagai bentuk pujian tulus dari Allah St. bulan ini, umat Islam didorong untuk mereproduksi tindakan saleh seperti Taravih, Tadarus al-Qran dan Mercy. Peningkatan ibadah ini mendekati tidak hanya bagi Tuhan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara Muslim melalui kegiatan majelis dan berbagi. Hak istimewa Ramadhan menyebabkan sebulan menunggu umat Islam di seluruh dunia. Jika linguistik diperiksa, surat -surat dalam kata Ramadhan (ر) memaksakan makna simbolis yang mampu mewakili hak istimewa yang ada bulan ini. Kata Ramadhan terdiri dari lima surat, yaitu Ra, Mim, Ayah, Alif dan Nun. Surat pertama adalah hak istimewa Ramadhan ketika Reed Rachm atau bulan yang dipenuhi dengan rahmat Tuhan untuk para hamba -Nya. Kemudian surat kedua adalah mome yang mewakili hak istimewa Ramadhan seperti magfir atau pengampunan. Ini sesuai dengan berbagai penjelasan yang disajikan oleh para ilmuwan: أوّ kemajuan شش oit “huruf ketiga, yaitu ayah, melambangkan hak istimewa Ramadhan sebagai jangkauan dhiya atau bulan yang ringan. ِنْ س س س س س س س س س Angels dan Malaikat dengan izin untuk mengatur semua hal tidak terlalu diharapkan.