Jakarta, Boritasatatat secara tak terduga mengurangi delapan bom (3/3/2025) selama pelatihan militer tentang pelatihan militer pada hari Kamis. Dia menyebabkan insiden itu, melukai tujuh orang terluka di daerah itu.

Pejabat itu mengatakan Angkatan Udara Korea Afghanistan dibebaskan bahwa MC-162 keluar dari ladang pertempuran Korea Selatan. Akibatnya, tidak ada area sipil yang dihidupkan seperti itu tidak mengalami cedera parah.

Untuk menyelidiki acara ini, Angkatan Udara membuat komite untuk menemukan peristiwa dan mengevaluasi efeknya. Jet tempur Korea Selatan diselenggarakan oleh pasukan anti-udara dan Korea Selatan pada kecelakaan itu.

Sebagai tanggung jawab, Angkatan Udara menampilkan masyarakat dan berharap para korban yang terluka akan segera tiba. Mereka berjanji untuk memberikan kompensasi dan bantuan serupa bagi para korban.

Meskipun deklarasi resmi tidak menyebutkan insiden itu terjadi bahwa insiden itu terjadi di dekat perbatasan Korea Utara, sebuah kota.

Lima warga sipil dan dua tentara terluka. Dua dari mereka terluka parah, tetapi mengancam kehidupan. Selain itu, tujuh bangunan yang dilaporkan oleh pemboman oleh Jet Korea Selatan. Insiden itu mengambil masalah keamanan tentang pelatihan militer dan persiapan teknologi untuk persiapan teknis pesawat tempur.