JAKARTA, SSN NEWS – Tragedi wisatawan Israel memperkosa serangan brutal di daerah wisata Hamburos, menyebabkan kengerian besar di kalangan wisatawan. Kasus ini terjadi minggu lalu dan ratusan wisatawan, terutama Israel dan Eropa, meninggalkan tempat itu.

Peristiwa mengerikan diadakan pada Kamis malam di desa Sanapour, sekitar 28 kilometer dari Situs Warisan Dunia UNESCO. Pada saat itu, seorang wanita dari Israel adalah korban pemerkosaan. Selain itu, pria yang meninggal dengan penjahat setelah kanal.

Hams, yang dikenal sebagai reruntuhan Kerajaan Hindu Vijayanagara, biasanya merupakan tempat favorit bagi wisatawan asing. Namun, tragedi ini mengubah suasana kota kuno. Sekitar 90 % wisatawan lebih disukai untuk pergi.

“Sebagian besar wisatawan Israel meninggalkan tempat berlindung dan daerah sekitarnya pada Kamis malam,” kata pemandu pariwisata setempat pada hari Selasa (11/3/202). 

Turis Talia Zilbari 21 tahun Israel mengatakan ungkapan India -nya dan teman -temannya harus membatalkan rencana mereka untuk merayakan Festival Holly dan memutuskan untuk pindah ke Reguestan untuk keamanan.

Menurut pernyataan yang selamat, mereka duduk di kuil bintang dengan tiga pria tak dikenal datang ke sepeda motor. Awalnya, para pelaku berpura -pura bertanya kepada pompa bensin dan kemudian meminta 100 rupee (sekitar 18.000 rpm). Hanya setelah 20 rupee mereka mengambil penjahat dan mulai menyerang.

Turis pria didorong ke saluran, sementara dua wanita adalah korban pemerkosaan. Kedua pria itu bisa berenang untuk menyelamatkan mereka, tetapi yang lainnya, salinan Odisha, tenggelam dan ditemukan tewas pada hari Minggu.

Polisi menangkap dua tersangka pada hari Sabtu, sementara penjahat ketiga ditangkap pada hari Minggu (9/3/202) di Tamil Nadu. Mereka sekarang dalam pemeriksaan lebih lanjut di Karnataka.

Namun, meskipun para tersangka telah ditangkap, insiden wisata Israel kembali muncul di tingkat kekerasan terhadap perempuan di India. Pada tahun 2022, sekitar 32.000 pemerkosaan dicatat dan jumlah sebenarnya jauh lebih tinggi, karena banyak korban dipanggil untuk dilaporkan.

Perkosaan wisatawan asing di India bukanlah hal baru. Pada tahun 2023, turis Brasil-Spanyol juga menjadi korban pemerkosaan di Jhaharkhand. Kasusnya adalah virus, tetapi korban dan istrinya akhirnya tersingkir di media sosial.

Sekarang tragedi wisatawan Israel yang diperkosa di kerajaan memperburuk citra India sebagai tujuan wisata yang aman. Otonomi lokal telah memperingatkan wisatawan untuk menahan diri untuk tidak sendirian atau terlambat di daerah terpencil. Sementara itu, komunitas pariwisata dan aktivis terus mengambil langkah lebih lanjut untuk mencegah insiden seperti itu di masa depan.