
Jakarta, Newser – Kerjasama dan Sinergi sangat penting dalam membangun ekosistem Indonesia. Selain itu, ada sejumlah tantangan yang dapat merusak potensi ekonomi digital jika tidak diselesaikan bersama.
Wakil Asosiasi Telekomunikasi Telekomunikasi Indonesia (di masa sekarang, Internet telah menjadi setiap hari. Meskipun Internet telah menjadi banyak tantangan yang dihadapi pengguna dan pengguna industri.
Salah satu tantangan utama yang terkait dengan pengembangan ekonomi digital adalah konsolidasi operator telekomunikasi. Merza menekankan pentingnya paket dalam industri telekomunikasi untuk memberikan layanan digital yang lebih baik. Konsolidasi di sektor ini dapat membawa banyak manfaat, termasuk kinerja menggunakan spektrum frekuensi sebagai sumber daya terbatas dan terbatas untuk pengembangan teknologi baru.
Selain itu, tantangan keuangan juga menjadi masalah bagi penyedia layanan telekomunikasi. Meskipun tarif internet di Indonesia diklasifikasikan sebagai salah satu yang terendah di dunia, masih ada pemahaman tentang komunitas bahwa layanan harga masih mahal. Di sisi lain, penyedia layanan menelan biaya proses pemrosesan tekanan, yang meningkatkan yang tidak seimbang dengan pendapatan yang signifikan.
“Harganya masih tumbuh, tetapi keuntungannya tidak meningkat. Jadi itu harus menjadi terobosan, bagaimana menyeimbangkan keseimbangan,” kata Merza di Jakarta).
Berkat kerjasama, Merz yang berkelanjutan, ia berharap ekonomi digital dapat optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan Indonesia, karena Indonesia adalah yang terbesar di dunia.
Ketua Manajer Layanan Internet Indonesia (Pandi) John Simanjuntak menambahkan bahwa kerja sama adalah kunci untuk mendukung ekosistem terbaru digital. Sampai akhir tahun 2024, jumlah domain DOT (namun, menurut surat digitalnya, tidak dapat berkembang tanpa dukungan infrastruktur, teknologi dan sumber daya manusia (SDM). Manajer Layanan Internet (Penyedia Asosiasi Indonesia Internet Services (APLI) dan Asosiasi Telekomunikasi Indonesia
Sekarang nomor Internet di Indonesia telah mencapai 221 juta orang atau sekitar 82% dari populasi. Sementara itu, jumlah sel pelanggan melebihi 352 juta, yang mencerminkan pembesaran ekosistem digital di Indonesia.
Di sisi lain, pertumbuhan ini mungkin menghadapi tantangan besar, seperti kebutuhan industri, penghiburan industri, keragaman dari 1000 penyedia layanan internet (penyedia layanan internet), serta kebutuhan untuk menstandarkan layanan internet.
“Itulah sebabnya Sinergia di antara penyedia komunikasi penyedia layanan online menjadi semakin penting bagi gangguan dasar dalam komunitas digital 20 tahun (APPIA) untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia.