
Jakarta, SSN NEWS – Permainan ganda wanita Indonesia apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengakui permainan yang sangat intens, meskipun memenangkan 16 tiket di seluruh Inggris 2025, Rabu (13.03.2025), 3.03.2025)
Bermain di Utilita Arena, Birmingham, Apriyan/Fadias, setelah tiga pertandingan, Taiwan Taiwan Taiwan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yuni mengemudi untuk bermain. Mereka menang setelah bermain pertandingan, menghasilkan skor 17-21, 22-20 dan 21-19 dalam 1 jam dan 12 menit.
Dalam 16 putaran Inggris di babak 1625, mereka dihadapkan dengan perwakilan Malaysia Peraly Tan/Thinaah Muralony. Perwakilan Malaysia terus mengalahkan Taiwan Teng Chun/Yang Chu Yun setelah 16 terakhir setelah 16-21, 21-15 dan 21-13.
Apriyani mengakui bahwa kompetisi ini sangat intens di partai di partai yang diadakan melawan HSU/Lin pada awal 2025.
“Bagi saya, itu adalah pertandingan yang sangat tegang, sejujurnya sangat intens. Tetapi dengan Fadia, ada diskusi dan pelatih akhirnya berhasil keluar dari perasaan dan tekanan,” kata polisi Greysia dari emas Olimpiade.
Apriyan mengaku merasakan ketegangan karena kemenangannya sangat tinggi. Ini mengubah lebih sedikit kontrol dalam permainan. Meskipun lawan juga bermain cukup baik. Serangan itu kuat, pembelaannya sulit, jadi apriyadi/fadia tertekan.
Meskipun Fadia mengatakan dia senang memenuhi syarat untuk 16 terakhir. Dia dan Apriyan berusaha lebih fokus besok. “Penilaian dengan pelatih untuk meningkatkan permainan hari ini,” katanya setelah putaran pertama sepanjang tahun di Inggris pada tahun 2025.