
Jakarta, SSN NEWS – Kementerian Keuangan (Kemendeu) melaporkan realisasi pajak bea cukai dan tidak langsung pada Rp 52,6 triliun dari 28 Februari 2025. Jika dibandingkan dengan Februari 2024, peningkatan 2,13% terjadi dengan realisasi RPG. Dari ketiga jenis ini, hanya pekerjaan ekspor yang memiliki pertumbuhan tahunan. Realisasi pekerjaan impor mencapai 7,6 triliun rpg atau menyumbang 14,5% dari realisasi pajak bea cukai dan tidak langsung pada Februari 2025. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya ada kontraksi 4,6%. Hal ini disebabkan oleh penurunan tugas yang diimpor dari barang -barang padi, yang tidak diimpor pada awal 2025. Karena biaya minyak kelapa sawit pada Februari 2205 mencapai US $ 9,55 untuk nada metrik yang 18,5% lebih tinggi dari 2024 pada US $ 806 per metrik. Realisasi tidak langsung hingga Februari 2025 hingga 39,6 triliun atau turun 2,7% dari periode yang sama pada tahun 2024. Realisasi tidak langsung memberikan kontribusi tertinggi menjadi 75,3% 2024 Januari dan Februari 2025.